Antara optimisme,pikiran positif dan keputusasaan.Adakah waktu untuk kembali hijau? Adakah hasil perjuangan ini? Semuanya menguap dalam setiap hembusan nafas. Nafas seorang pejuang atau pecundang?

Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan (QS.Alam-Nasyrsah :5)
Begitulah yang dijanjikan Allah SWT kepada hambanya seperti yang tercantum dalam Al Quran surat Alam-Nasyrah di atas, seperti sebuah pelipur dahaga bahwasanya setelah masa sulit akan disertai kebahagiaan yang mengiringinya. Bahkan dalam ayat lanjutanya diulang kembali
“Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan (QS. 94:6)”
Ayat tersebut menunjukkan
penekanan yang ditunjukkan oleh Sang Pencipta terhadap ciptaanya bahwasanya kesedihan tidaklah selamanya.
Jangan bersedih, begitulah kata yang pantas mewakili sebagian perasaan manusia ketika dirinya mengalami kesulitan, hati putus asa, menyesal tiada tara. Tidak ada gunanya menyesali kesulitan yang memang sedang ataupun pernah terjadi. Mengingat dan mengenang masa lalu ataupun kesalahan yang kita perbuat, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan didalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu sama artinya dengan membunuh semangat, memupusakan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.
Banyak hal yang dapat dipetik bagi orang-orang yang berfikir (karena kita manusia yang diberikan karunia ilmu dan akal), terhadap kegagalan ataupun kesulitan yang sedang menimpa dirinya. Tetapi yang pasti kita tidaklah bisa menolak takdir, inilah takdir kita sekarang, mungkin ada yang lebih baik dari sekarang atau masa lalu. Tetapi janganlah bersedih Allah pasti telah mengatur jalan yang terbaik bagi hambanya yang bersabar.
Manusia tidak bisa memperkirakan seperti apa dirinya nanti, satu jam nanti, esok hari, ataupun tahun depan akan seperti apa. Yang diperintahkan Allah adalah berusaha, lantas bersabar dengan usaha dan kondisi yang dihadapi, setelah itu berikhtar dengan tanpa meninggalkan berdo’a tentunya, agar usahanya diberikan jalan. Karena sebagai seorang manusia tidaklah bisa lepas dari Tuhannya, dan sebagai seorang muslim, doa merupakan senjatanaya.
Lantas berharaplah kepada Tuhan dalam setiap keadaan, jadikan harapan hanya kepada Allah SWT, Semua ini merpakan rahmat bagi ummat Nabi Muhammad agar selalu berharap kepada, tidak berputus asa jangan kepada yang lain karena Allah menjanjikan kemudahan dua kali dalam satu kesulitan, sesungguhnya kesulitan tidak akan melebihi kemudahan, tapi kemudahann lah yang lebih besar daripada kesulitan
Banyak hal yang telah kita lakukan, dan tentunya banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Kekurangan dan kesalahan di tahun ini tak seharusnya terus kita sesali, menatap maju ke depan dengan optimisme adalah solusinya.
Meninggalkan yang lalu kemudian berjalan terus kedapan dengan semangat dan optimisme baru,
Smoga thn 2008 yg telah kita lewati penuh dgn kenangan manis, prestasi, amal kebaikan tak hanya pd saat pergantian awal thn nya saja, tapi hingga akhir thn 2010 dan hingga tetes terakhir nafas kita … Amin.Selamat Tahun Baru 2010 m ,
Semoga berkah dan hidayahNya selalu menyertai kita
Happy New Year 2010
[Baca Selengkapnya]
Selamat Tahun Baru Hijriyah 1431 H . Semoga di tahun yang baru ini Allah memberikan kekuatan untuk menjadikan amal ibadah kita menjadi lebih baik, menambah spirit tuk selalu berbuat kebaikan dan semakin bermanfaat bagi banyak orang-orang di sekitar kita.
Kalender Hijriyah atau Kalender Islam, adalah kalender yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Di kebanyakan negara-negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Hijriyah menggunakan sistem kalender lunar (komariyah). Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M.
Moment hijroh tidak hanya diingat sejarahnya. Tapi dipahami, diamati dan dijadikan ibarah dalam kita berkehidupan sehari hari. Hijroh artinya pindah. Hijrohnya rosul waktu adalah pindah dari kota mekkah ke kota Madinah. Hijroh dari kedzoliman menuju alam kedamaian. Moment inilah yang akan kita jadikan pelajaran. Betapa pentingnya kita pindah dari kelemahan menuju kekuatan. Kekurangan menuju ke kesempurnaan. Kemalasan menuju semangat yang lebih tinggi. Marilah kita tengok diri kita sendiri. Kelemahan apa yang sedang bersemayam dalam jiwa kita.
Dalam suatu Konferensi Iblis, syaitan dan jin, dikatakan, “Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke Mesjid. Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur’an dan mencari kebenaran. Bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan Tuhan mereka Allah dan Pembawa risalahNya Muhammad. Pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita akan lumpuh. Oleh sebab itu, biarkanlah mereka pergi ke Masjid, biarkan mereka tetap melakukan kesukaan mereka. TETAPI CURI WAKTU MEREKA, sehingga mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah”.
“Inilah yang akan kita lakukan,” kata iblis. “Alihkan perhatian mereka dari usaha meningkatkan kedekatannya kepada Allah dan awasi terus kegiatannya sepanjang hari!”. “Bagaimana kami melakukannya?” tanya para hadirin yaitu iblis, syaitan, dan jin.
Jawab sang iblis “Rayu mereka agar suka BELANJA, BELANJA DAN BELANJA SERTA BERHUTANG, BERHUTANG DAN BERHUTANG”.
“Bujuk para istri untuk bekerja di luar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu, 10 – 12 jam seminggu, sehingga mereka merasa bahwa hidup ini sangat kosong. Jangan biarkan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka”.
“Jika keluarga mereka mulai tidak harmonis, maka mereka akan merasa bahwa rumah bukanlah tempat mereka melepaskan lelah sepulang dari bekerja. Dorong terus cara berfikir seperti itu sehingga mereka tidak merasa ada ketenangan di rumah”.
“Pikat mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama mereka berkendaraan”. “Dorong mereka untuk menyetel TV, VCD, CD dan PC di rumah. Sepanjang hari. Bunyikan musik terus menerus di semua restoran maupun toko2 di dunia ini”.
“Hal ini akan mempengaruhi pikiran mereka dan merusak hubungan mereka dengan Allah dan RasulNya”.
“Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan tabloid. Cekoki mereka dengan berbagai berita dan gosip selama 24 jam sehari”.
“Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan di jalanan. Banjiri kotak surat mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian, tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan”.
“Muat gambaran wanita yang cantik itu adalah yang langsing dan berkulit mulus di majalah dan TV, untuk menggiring para suami berfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada istri-istri mereka”.
“Buatlah para istri menjadi sangat letih pada malam hari, buatlah mereka sering sakit kepala”.
“Jika para istri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, maka akan mulai mencari di luaran. Hal inilah yang akan mempercepat retaknya sebuah keluarga”.
“Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk mengajarkan anak-anak mereka akan makna shalat”.
“Sibukkan mereka sehingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji bagaimana Allah menciptakan alam semesta. Arahkan mereka ke tempat-tempat hiburan, fitness, pertandingan-pertandingan, konser musik dan bioskop”.
“Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK DAN SIBUK. Perhatikan, jika mereka jumpa dengan orang shaleh, bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak berarti, sehingga percakapan mereka tidak berdampak apa-apa”.
“Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semu yang akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah. Dan dengan segera mereka akan merasa bahwa keberhasilan, kebaikan/kesehatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah)”.
“PASTI BERHASIL, PASTI BERHASIL. RENCANA YANG BAGUS”. Iblis, syaitan dan jin kemudian pergi dengan penuh semangat melakukan tugas MEMBUAT MUSLIM MENJADI LEBIH SIBUK, LEBIH KALANG KABUT, DAN SENANG HURA-HURA. Dan hanya menyisakan sedikit saja waktu buat Allah sang Pencipta. Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahmi dan saling mengingatkan akan Allah dan RasulNya. Sekarang pertanyaan saya adalah, “APAKAH RENCANA IBLIS INI AKAN BERHASIL?”
“ANDALAH YANG MENENTUKAN..!!!”
sumber : http://mashaw.wordpress.com/2009/12/01/konferensi-iblis-dan-bala-tentaranya

.jpg)


















