Sepele, 5 Tips Ini Mampu Lindungi PC dari Ransomware

Sepele, 5 Tips Ini Mampu Lindungi PC dari Ransomware

Serangan ransomware Wannacry tidak hanya mengehebohkan dunia. Namun juga menimbulkan kegaduhan dikalangan pengguna komputer Indonesia. Pasalnya serangan ini sempat terjadi pada beberapa komputer vital yang ada di kantor-kantor layanan publik besar di ibukota. Tentu Anda tidak ingin hal yang sama terjadi pada PC di rumah. Untuk memastikan PC dan juga perangkat lainnya terhindar dari ransomware, berikut beberapa tips mudahnya:


Update Windows secara berkala

Hampir sebagian besar serangan ransomware dilakukan dengan memanfaatkan adanya celah eksploit. Di mana seharusnya, celah ini telah dipatch oleh Windows itu sendiri. Sayangnya para pengguna Windows seringkali meremehkan update yang dilakukan otomatis secara berkala ini. Seringkali update akan dimatikan bahkan sebelum prosesnya dimulai.

Kebiasaan ini justru sangat berbahaya dan membuat risiko komputer terinfeksi ransomware lebih besar. Wannacry akan memanfaatkan celah eksploit dengan menyebar melalui jaringan LAN. Padahal saat Anda rutin melakukan update Windows, semua masalah tadi dapat diatasi. Baik infeksi ransomware, malware hingga virus.

Pakai antivirus paling update

Penggunaan antivirus ini seringkali hanya menjadi hiasan dan aksesoris saja bagi sebagian orang. Padahal penggunaan antivirus secara aktif dapat mencegah bahaya ransomware hingga gangguan lainnya. Biasanya penggunaan antivirus dari pihak ketiga akan selalu memberitahukan perihal update produk terbaru kepada Anda.

Namun jika Anda menggunakan Windows Defender, maka updatenya akan mengikuti pembaruan yang dilakukan Windows secara otomatis. Karena itu jangan sepelekan atau matikan setiap kali Windows update secara otomatis. Saat itulah Windows Defender juga akan diaktifkan yang berarti komputer Anda terlindungi.

Back up dan tampilkan ekstensi file

Daya rusak ransomware adalah saat serangannya mengunci atau melakukan enkripsi pada banyak berkas atau file-file yang ada di dalam PC Anda. Dari enkripsi yang dilakukannya inilah, dia meminta tebusan atau bayaran. Sering-seringlah melakukan back up file yang disimpan dalam harddisk eksternal atau penyimpanan semacam cloudstorage.

Peretas atau hacker seringkali menyamarkan ransomware dengan bentuk-bentuk file wajar seperti foto, gambar, dokumen dan seterusnya. Hal inilah yang membuatnya tidak mudah dikenali. Untuk mencegah Anda salah mengenali, tampilkan fila ekstensi Anda. Buka file Explorer Option. Pilih View dan hilangkan centang hide extension.

Waspada terhadap link, file dan attachment

Ada beberapa jenis ransomware yang menyebar otomatis melalui jaringan LAN seperti kasus Wannacry yang sangat menghebohkan. Namun dari penyebaran tersebut, selalu ada salah satu komputer yang menjadi sumber infeksi. Biasanya infeksi ini berasal dari link, email atau file-file tertentu yang telah dipalsukan.

Sangat penting untuk selalu waspada terhadap kiriman dalam bentuk apapun. Terutama kiriman email hingga aplikasi chat pribadi, sebaiknya harus ekstra berhati-hati. Pasalnya kiriman berupa link, file hingga attachment berpeluang menjadi pusat penyebaran ransomware. Berhati-hati setiap ada email spam hingga kiriman dari orang tidak dikenal.

Jangan pernah menebus bayaran ransomware

Ransomware bekerja dengan menyerang komputer-komputer publik yang sangat penting untuk kelancaran pelayanan umum. Komputer yang telah terinfeksi akan mengalami penguncian atau enkrispi data sehingga tidak dapat diakses. Dari enkripsi inilah mereka meminta tebusan dan berharap segera dibayar untuk kemudian ditukar dengan kode enkripsinya yang telah mereka buat sebelumnya.
Namun jangan pernah sekalipun bersedia barter dengan pembuat ransomware. Jangan pernah membayar atas kode enkripsi yang akan dijanjikan untuk diberikan setelah pemberian uang tebusan.

Selama ini banyak kasus yang ada justru uang Anda akan dibawa tanpa menyerahkan kunci enskripsinya. Jika infeksi ransomware terjadi pada PC Anda, cari kode pemecahnya yang telah banyak dibuat oleh para penakluk Wannacry.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel