Kesalahan Ini Dilakukan Marketer Paling Top, Jangan Sampai Anda Juga Melakukannya

Kesalahan Ini Dilakukan Marketer Paling Top, Jangan Sampai Anda Juga Melakukannya


Jika Anda sudah cukup lama berkutat dengan strategi online marketing pasti sudah tidak asing dengan nama Neil Patel Neil Patel adalah seorang entrepreneur yang sudah ahli dalam hal pemasaran terutama dalam bidang online marketing di mana sudah beberapa perusahaan ia dirikan, Patel juga merupakan seorang penulis buku yang menjadi best seller versi New York Times, ia bahkan mendapatkan penghargaan dari Barrack Obama dan juga PBB sebagai entrepreneur terbaik untuk kategori usia di bawah 30 tahun. Tapi tentu saja seperti layaknya pengusaha pada umumnya Neil Patel pun juga pernah melakukan kesalahan yang membawa risiko untuk bisnis. Anda bisa belajar dari kesalahan Patel agar tidak melakukan hal yang sama. Apa saja?



1. Menghabiskan banyak uang untuk likes di Facebook fan page

Kesalahan yang pertama adalah terlalu banyak menghabiskan uang untuk fitur Facebook Ads padahal Anda belum yakin apakah audiens yang nantinya Anda dapatkan bisa memberikan engagement atau konversi yang tinggi atau tidak. Terlalu banyak mengeluarkan uang untuk Facebook Ads  hanya akan membuang uang modal Anda sedangkan audiens tidak memberikan respon yang positif setimpal dengan uang yang Anda keluarkan setiap kali brand melakukan campaign. Sebaiknya jika ingin menggunakan Facebook Ads, mulailah dari skala yang kecil dan jika memberikan timbal balik yang positif, budget-nya bisa ditambah secara bertahap.

2. Memukul rata semua traffic yang masuk

Kesalahan yang kedua adalah memperlakukan semua traffic yang masuk ke situs atau blog sama rata, padahal tidak semua traffic yang datang ke situs atau blog berasal dari daerah yang sama. Bisa jadi Anda berasal dari daerah A tapi ternyata audiens Anda didominasi oleh orang-orang yang berasal dari daerah B, maka tentu seharusnya konten yang Anda buat banyak berfokus pada audiens di daerah B tersebut dibandingkan audiens atau traffic dari daerah yang lain. Untuk mengetahui dari mana saja traffic Anda berasal, bisa menggunakan tools seperti Ahrefs.  Anda juga bisa menggunakan Ahrefs untuk melihat traffic region dari konten yang dibuat oleh kompetitor Anda untuk menentukan apakah perlu membuat konten yang mirip dengan konten kompetitor dilihat dari perbandingan traffic region-nya.

3. Fokus pada traffic bukannya konversi

Ibaratnya begini, Anda memiliki toko yang ramai dikunjungi orang tapi sebagian besar dari mereka ternyata hanya tertarik untuk melihat-lihat saja tanpa membeli produk yang Anda jual. Kesalahan ini juga pernah dilakukan oleh Neil Patel yang fokus untuk meningkatkan jumlah traffic pada salah satu usaha yang dikerjakannya tapi perusahaan pesaing justru mendapatkan penghasilan yang jauh lebih besar meski menggunakan model bisnis yang hampir sama dengan yang dikerjakan Patel. Jadi memiliki traffic yang tinggi belum tentu jaminan akan terjadi banyak konversi. Jadi apa yang harus Anda lakukan? Data statistik menunjukkan bahwa SEO dan content marketing adalah trik online marketing yang paling banyak mendatangkan konversi, sedangkan sayangnya banyak perusahaan yang mengeluarkan banyak budget untuk Google AdWords.

4. Irit dengan SDM

Kesalahan lain yang bisa membuat usaha Anda mengalami kemunduran atau setidaknya mengalami hambatan untuk berkembang adalah memberikan batas yang terlalu ketat dalam merekrut SDM. Neil Patel cenderung lebih suka perusahaan kecil dengan jumlah karyawan tidak lebih dari 50 orang, tapi saat ini jumlah orang yang bekerja untuknya sudah ratusan dan penyesalannya adalah tidak merekrut SDM yang berkualitas sebanyak-banyaknya lebih awal. Fokuslah pada kualitas dan kemampuan serta komitmen dari SDM, bukan jumlahnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel